Text
Membongkar Bisnis China Hingga ke Palestina
Abad ini adalah abad Cina, begitulah perkataan yang keluar dari banyak ahli ekonomi dan bisnis dunia. Memang predikat kaya sering dinisbatkan kepada orang-orang Cina dimanapun ia berada. Dalam buku ini saya mencoba menjelaskan betapa hebatnya bisnis Cina yang sudah bermula semenjak ratusan tahun yang lalu. Buku ini saya bagi dalam lima bab.
Bab Pertama (1), mengupas habis budaya dan religi orang-orang Cina serta pengaruhnya bagi bisnis yang mereka jalani. Termasuk keyakinan tentang “Feng Shui” yang akhir-akhir ini mencuat ke permukaan bahkan disiarkan di berbagai media elektronik maupun media cetak. Pada bab pertama ini juga diuraikan hebatnya pengaruh para filsuf dan pemikir ekonomi bangsa Cina yang selama ini tersembunyi. Lebih menarik lagi pada bab ini kita dapat mengetahui sejarah dan pergiliran dinasti di Cina mampu membentuk kultur dan dinamika usaha yang hebat sekaligus ketat dengan persaingan. Anda dapat melihat bagaimana ekspansi ekonomi di setiap dinasti menjarah setiap potensi ekonomi bangsa lain, termasuk bangsa Indonesia kala itu. Ekspansi bisnis ini memang tidak pandang bulu, mereka tidak hanya berani berbisnis dengan para rekan di Asia, mereka pun punya nyali besar memperluas bisnis hingga ke Amerika. Ekspansi bisnis yang gila ini sering membuat mereka dijuluki sebagai “Yahudi Timur”.
Selanjutnya pada bab kedua (2), menjelaskan bagaimana bisnis bangsa Cina yang superdahsyat ini berdiri dikarenakan adanya sistem perdagangan yang kuat dan solid. Mereka memiliki strategi bisnis yang jitu dan tepat. Sebuah strategi bisnis yang dikenal dengan nama strategi “Sun Tzu” yang tidak bisa dipandang sebelah mata oleh para pebisnis bangsa lain.
Budaya, religi, dan sistem perdagangan yang mantap membuat bisnis dan ekonomi bangsa Cina berkembang pesat menuju kepada sebuah modernisasi industri. Inilah yang selanjutnya diungkap dalam bab ketiga (3). Modernisasi industri mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak dan unsur yang ada dalam bangsa Cina, terutama oleh pemerintah dan orang-orang Cina perantauan yang hidup diluar negara Cina. Sebagian besar dana pembangunan bangsa Cina ternyata didapat dari para pebisnis Cina perantauan yang hidup di lima benua yang peduli terhadap negara asalnya. Modernisasi industri inilah yang membuat mereka mampu berlomba dengan negara-negara maju dalam bidang teknologi, bahkan mengalahkan negara Jepang dan negara-negara Eropa dalam teknologi antariksa.
Bab empat (4), lebih menjelaskan prinsip dan kiat sukses para pebisnis Cina. Hal ini sangat penting karena kuatnya bisnis dan ekonomi Cina ditentukan oleh setiap individu orang Cina yang sangat ahli berdagang. Kiat-kiat seperti efisiensi produksi, kekuatan networking, manajemen bisnis, dupikasi, ulet dan tangguh, menjadi tolak ukur keberhasilan bisnis setiap orang Cina. Bahkan kehebatan pebisnis Cina dalam menduplikasi suatu produk yang kemudian dijual dengan harga sangat murah membuat repot para pebisnis Amerika. Tidak tanggung-tanggung, George W. Bush harus terpaksa menyempatkan waktu datang ke Cina hanya untuk satu tujuan yaitu meminta pemerintah Cina agar dapat meredam rakyatnya untuk tidak melakukan duplikasi produk yang kemudian dijual dengan harga yang sangat murah. Wajar kiranya, julukan ‘ Duplikator Ulung ‘ melekat erat pada pengusaha dan pebisnis Cina.
Bab lima (5), merupakan bab terakhir yang tidak kalah menariknya dengan bab-bab sebelumnya. Uraian dari bab satu hingga bab empat yang telah dijelaskan membuat bangsa Cina pantas disebut sebagai ” Raksasa Bisnis Masa Depan “. Bangsa inilah yang saat ini memimpin pasar dunia dan menentukan harga berbagai kebutuhan pokok maupun non-pokok yang diperlukan masyarakat dunia. Kekuatan ekspornya mampu mengguncang seluruh negara di dunia.
| B2303266 | 650.191 RAM m | BRI Corporate University Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain