Text
Prospek Perkebunan & Industri Minyak Sawit di Indonesia 2012-2015 Edisi Keempat
Kondisi perbankan di Indonesia cukup baik diharapkan dapat mendorong sektor agribisnis khususnya perkebunan dan industri minyak sawit yang memiliki pasar potensial baik di pasar domestik maupun global. Namun demikian alokasi kredit bank ke sektor perkebunan relatif masih kecil dibandingkan dengan sektor lainnya. Demikian juga dengan revitalisasi perkebunan kelapa sawit yang dimulai sejak dua tahun lalu dengan melibatkan sejumlah bank persero, BPD dan bank swasta belum menunjukkan hasil maksimal. Padahal sebagian tanaman kelapa sawit di Indonesia sudah berusia tua, yang membutuhkan peremajaan untuk menjaga produktifitas. Dengan melihat perkembangan, peluang dan tantangan perkebunan dan industri minyak sawit dengan sejumlah fenomena menjadi menarik untuk dikaji lebih lanjut. Oleh sebab itu berbagai fenomena di atas mendorong Business Information Focus (Bisinfocus) untuk melakukan survei ulang (survei keempat) tentang perkebunan kelapa sawit dan industri minyak sawit di Indonesia dengan judul "Prospek Perkebunan & Industri Minyak Sawit di Indonesia 2012-2025 (Edisi IV)" yang merupakan up-dating dari survei pertama, kedua dan ketiga yang dilakukan pada tahun 2004, 2006 dan 2010. Survei di atas dilakukan dalam kurun waktu selama enam bulan (April s/d September 2012). Kajian ini dilakukan oleh Tim Survei Bisinfocus yang sudah berpengalaman untuk memberikan informasi akurat bagi pelaku bisnis
| B2302673 | 650.0285 BIS p | BRI Corporate University Library (Referensi - Manajemen - Bisnis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain