Text
Pendalaman Struktur Industri yang Mempunyai Daya Saing di Pasar Global: Daya Saing Industri Kendaraan Bermotor, Elektronika, Alat Berat & Peralatan Listrik
Dalam era perdagangan global saat ini di bawah ketentuan-ketentuan yang diatur dalam WTO dan perjanjian-perjanjian regional dan bilateral, negara-negara anggota WTO tidak bisa lagi memproteksi negaranya dari perdagangan internasional, sehingga suatu produk industri akan bisa masuk pasar global hanya ditentukan oleh daya saing produk itu sendiri. Indonesia selain menjadi anggota WTO dan ASEAN juga telah dan sedang mengadakan perjanjian-perjanjian bilateral dengan negara negara China, India, Korea, Jepang, Iran, Amerika, Turki, Australia, dan lainnya. Paling terakhir adalah ditandatanganinya perjanjian bilateral antara Indonesia dengan Jepang yaitu Perjanjian Kemitraan Ekonomi Jepang Indonesia (IJEPA). Untuk itu dalam era globalisasi ini, usaha untuk meningkatkan daya saing, baik daya saing sebagai negara agar menarik bagi investor, maupun daya saing hasil produksi harus terus diupayakan untuk ditingkatkan. Banyak cara untuk meningkatkan daya saing produk seperti memperkuat struktur industri dengan cara memperdalam komponen/bahan baku sampai ke produk hulu, meningkatkan efisiensi pada tiap tingkatan rantai nilai produksi yang dilakukan dengan pendekatan klaster industri, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, mengefisienkan biaya produksi, meningkatkan mutu produk, dan lainnya. Pada kajian ini kami mencoba pendekatan dengan memperkuat struktur industri, dengan cara melihat struktur industri yang dikaitkan dengan faktor ekonomi utamanya pada pasar global.
| B2200984 | 338.959 8 ATM p | BRI Corporate University Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain